NUNUKAN,klikkaltara.id – Anggota Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah, menyoroti kondisi Kampung Tebol yang hingga kini belum menikmati aliran listrik meski masyarakat telah menunggu selama 25 tahun.
Hal itu disampaikan Ramsah saat turun langsung meninjau Kampung Tebol bersama pihak terkait dan PLN. Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti masih adanya ketimpangan pembangunan di wilayah perbatasan.
“Ini sangat memprihatinkan. Di saat daerah lain sudah berbicara percepatan pembangunan, masyarakat Kampung Tebol masih berjuang mendapatkan hak dasar berupa listrik,” kata Ramsah,Senin (11/5/2026)
Menurutnya, pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi masyarakat pelosok yang selama ini merasa minim perhatian.
Dalam kunjungan tersebut, pihak PLN disebut telah melihat langsung kondisi lapangan dan pada prinsipnya siap mendukung masuknya jaringan listrik. Namun, realisasi pembangunan masih membutuhkan dukungan administrasi dan komitmen serius dari pemerintah daerah.
Selain persoalan listrik, warga Kampung Tebol juga masih menghadapi akses jalan yang rusak dan sulit dilalui saat hujan.
“Pembangunan jangan hanya terlihat di pusat kota. Pemerintah harus berani melihat kondisi nyata di lapangan agar masyarakat perbatasan tidak terus menjadi korban ketidakadilan pembangunan,” tegasnya.(Adv)

















