oleh

Dorong Literasi Masuk Kamus Pokir, Vamelia: Fondasi Penting Bangun SDM Kaltara

TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Vamelia Ibrahim, menaruh perhatian serius terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Benuanta.

Ia mendesak Bappeda Kalimantan Utara agar segera memasukkan program literasi ke dalam Kamus Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Desakan ini muncul menyusul banyaknya aspirasi masyarakat terkait sarana dan prasarana literasi yang selama ini terkendala aspek teknis administrasi dalam sistem perencanaan pembangunan daerah.

Terkendala Nomenklatur

Vamelia mengungkapkan, usulan masyarakat terkait penguatan budaya baca kerap sulit direalisasikan melalui jalur Pokir. Hal ini disebabkan belum tersedianya nomenklatur atau pilihan menu khusus literasi dalam sistem yang dikelola Bappeda.

“Literasi jangan hanya menjadi jargon. Saat kami turun ke lapangan, banyak masyarakat meminta bantuan buku maupun fasilitas pojok baca. Namun ketika diinput ke sistem, pilihannya sering tidak tersedia atau tidak sinkron,” ujarnya.Kamis,(12/3).

Literasi sebagai Pilar SDM

Menurut Vamelia, peningkatan indeks literasi merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah. Dengan adanya menu literasi dalam Kamus Pokir, anggota legislatif akan memiliki dasar yang jelas dalam memperjuangkan alokasi anggaran.

Beberapa program yang dapat didorong antara lain:

Pembangunan perpustakaan desa atau taman baca

Pengadaan koleksi buku berkualitas

Program aktivasi literasi di tingkat masyarakat

Harapan Masuk RKPD

Vamelia berharap usulan tersebut segera direspons agar dapat diakomodasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) periode mendatang.

Dengan demikian, sinergi antara aspirasi masyarakat di daerah pemilihan dan program pemerintah dapat berjalan lebih efektif.

“Jika menu literasi sudah masuk dalam Kamus Pokir, kami di DPRD bisa lebih maksimal mengawal anggaran yang berdampak langsung pada peningkatan kecerdasan masyarakat Kaltara,” pungkasnya.