oleh

Ditresnarkoba Polda Kaltara Edukasi 300 Pelajar SMAN 1 Malinau soal Bahaya Narkoba

MALINAU,klikkaltara.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) mengedukasi 300 pelajar SMAN 1 Malinau terkait bahaya penyalahgunaan narkotika. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Penyuluhan dan sosialisasi tersebut digelar di SMAN 1 Malinau, Rabu (30/9/2026). Kegiatan diikuti Plt Kepala SMAN 1 Malinau Imam Samuji, S.Pd., M.A.P., para guru, serta sekitar 300 siswa dan siswi.

Dalam penyuluhan, para pelajar mendapat pemahaman mengenai bahaya narkoba dan dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, hingga masa depan.

Pelajar juga diajak membangun ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh lingkungan pergaulan maupun ajakan yang berpotensi menjerumuskan ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Dirresnarkoba Polda Kaltara Kombes Pol Hamid Andri Soemantri, S.I.K., M.M., mengatakan pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah, keluarga, masyarakat, dan kepolisian.

“Generasi muda merupakan aset penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, kami terus mendorong edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Kami mengajak para pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar,” ujar Hamid.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Langkah preventif dan edukatif juga diperlukan untuk membangun kesadaran serta ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.

“Kami ingin para pelajar memahami bahwa narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga dapat merusak kesehatan, pendidikan, hubungan sosial, dan masa depan. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” katanya.

Hamid menegaskan Ditresnarkoba Polda Kaltara akan terus memperkuat kegiatan edukasi di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat dan berprestasi.

“Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para pelajar memiliki pemahaman dan keberanian untuk menjauhi narkoba serta ikut menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.(Adv)