NUNUKAN,klikkaltara.id – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Sebatik, Ramsah, menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di wilayah Sebatik. Ia menilai distribusi anggaran pembangunan jalan di Pulau Sebatik masih jauh dari prinsip keadilan.
Sorotan tersebut disampaikan dalam laporan hasil monitoring APBD Tahun Anggaran 2025 di wilayah Sebatik, Senin (27/4/2026).
Ramsah mengungkapkan, hingga kini masih ada sejumlah wilayah yang tertinggal akibat minimnya perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan.
“Ini bukan lagi sekadar soal pemerataan, tetapi sudah menyangkut keadilan pembangunan. Jangan sampai wilayah tertentu terus dibiarkan tertinggal, sementara daerah lain melaju pesat,” tegasnya.
Ia menilai ketimpangan itu mencerminkan lemahnya perencanaan prioritas pembangunan di tingkat daerah. Padahal, sebagai kawasan perbatasan, Sebatik seharusnya mendapatkan perhatian lebih, terutama dalam hal konektivitas dan aksesibilitas.
Secara spesifik, Ramsah mendesak Pemerintah Kabupaten Nunukan agar memasukkan pembangunan jalan poros tengah Sebatik sebagai prioritas dalam anggaran Tahun 2026.
Ruas jalan yang dimaksud meliputi Jalan Bhakti Husada hingga Desa Tanjung Harapan, Desa Bukit Harapan, Desa Maspul, Kampung Tebol, hingga Desa Sei Limau.
Menurutnya, pembangunan jalan poros tengah bukan sekadar proyek fisik, melainkan menjadi urat nadi penghubung antarwilayah yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Kalau jalan ini terbangun, efeknya akan langsung terasa. Distribusi barang lancar, akses masyarakat terbuka, dan ekonomi lokal bisa tumbuh. Ini kebutuhan mendesak, bukan pilihan,” ujarnya.
Ramsah juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak terjebak pada pola pembangunan yang bersifat seremonial atau sekadar berbasis proyek, tanpa memperhatikan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Pembangunan harus berbasis kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target program. Jangan sampai anggaran habis, tapi dampaknya tidak dirasakan,” pungkasnya.(Adv)
















