TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Polda Kalimantan Utara menggelar Entry Meeting (taklimat awal) Audit Kinerja Itwasda Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menitikberatkan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian, yang berlangsung di Rupatama Bhara Daksa Polda Kaltara, Selasa (7/4/2026).
Entry meeting ini dihadiri Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf, Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol. Audy Alfrits Herman Manus, serta para pejabat utama. Sementara itu, seluruh Kapolres jajaran Polda Kaltara mengikuti kegiatan secara virtual.
Dalam arahannya, Irwasda menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan internal. Audit ini bertujuan memastikan seluruh proses perencanaan dan pengorganisasian berjalan efektif, efisien, transparan, serta akuntabel.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dari setiap satuan kerja yang menjadi objek audit. Hal ini dinilai krusial dalam mewujudkan Polri Presisi yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Audit Kinerja Tahap I ini dijadwalkan berlangsung mulai 7 April hingga 1 Mei 2026.
Sementara itu, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf menegaskan bahwa audit kinerja bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari sistem pengawasan internal Polri yang harus dimaknai sebagai upaya perbaikan berkelanjutan.
Ia menyebut audit juga menjadi instrumen penting dalam mendukung program prioritas Kapolri, khususnya dalam penguatan fungsi pengawasan.
“Ke depan akan dilakukan evaluasi langsung terhadap satuan kerja yang masih memiliki temuan berulang. Bila diperlukan, akan diambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurutnya, audit harus menjadi titik koreksi untuk membangun sistem perencanaan dan pengorganisasian yang lebih efektif. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polda Kaltara, dapat terus meningkat.
Melalui kegiatan ini, Polda Kaltara menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi Polri Presisi, sekaligus mendorong terwujudnya institusi yang profesional, modern, dan semakin dipercaya publik. (Adv)
