SEBATIK,klikkaltara.id – Kehadiran Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) TNI di wilayah perbatasan kembali diwujudkan melalui kegiatan sosial bersama masyarakat. Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 8/NSW/2 Kostrad bersama Pemerintah Desa Aji Kuning dan warga bergotong royong membersihkan lingkungan permukiman, Sabtu (26/9/2026)
Sejak pagi, personel Satgas Pamtas turun langsung bersama masyarakat membersihkan rumput, menyapu sampah serta merapikan lingkungan di sekitar permukiman dan sepanjang jalan Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Menggunakan peralatan sederhana seperti sapu, sabit dan keranjang sampah, personel TNI dan warga bekerja bersama membersihkan lingkungan. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dibawa ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Satgas Pamtas terhadap kondisi lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah perbatasan.
Komandan Kompi (Danki) SSK 1 Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kapten Kav Sukiman, mengatakan kehadiran personel TNI di wilayah perbatasan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap kehadiran TNI di tengah masyarakat bisa benar-benar memberikan manfaat dan membantu masyarakat sekitar. Bukan hanya dalam kegiatan bakti sosial, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya,” kata Sukiman.
Menurutnya, Satgas Pamtas berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam berbagai aktivitas masyarakat selama berada di wilayah penugasan.
“Seperti kegiatan trail run, kami juga hadir untuk membantu dan memberikan dukungan. Intinya, kami ingin TNI selalu hadir untuk masyarakat, kapan pun masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Sukiman menambahkan, keterlibatan personel Satgas Pamtas dalam kegiatan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan serta komunikasi yang baik antara prajurit dan warga di wilayah perbatasan.
“Karena kami berada di tengah-tengah masyarakat, tentu kami ingin membangun hubungan yang baik. Kami tidak hanya menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga berusaha menjadi bagian dari masyarakat,” jelasnya.
Sekretaris Desa Aji Kuning, Muh. Arnil, mengapresiasi keterlibatan personel Satgas Pamtas yang ikut turun langsung dalam kegiatan tersebut.
“Keikutsertaan Satgas Pamtas sangat kami apresiasi. Mereka tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga ikut hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial,” kata Arnil.
Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat hubungan sosial di desa.
“Kerja bakti ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagaimana membangun kekompakan antara warga, pemerintah desa dan Satgas Pamtas,” ujarnya.
Ketua BPD Aji Kuning, Budirman, juga menilai keterlibatan Satgas Pamtas memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kehadiran Satgas Pamtas bersama warga dalam kerja bakti seperti ini menunjukkan bahwa TNI dekat dengan masyarakat. Ini juga menjadi contoh bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Budirman berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Aji Kuning.
“Kami berharap sinergi ini terus dipertahankan. Satgas Pamtas bukan hanya menjadi penjaga perbatasan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan,” pungkasnya.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah pencegahan berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah serta berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan dari lingkungan yang tidak terawat.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Satgas Pamtas dan masyarakat menunjukkan bahwa menjaga wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga membangun lingkungan yang sehat, nyaman dan harmonis bersama masyarakat.(**)











