TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir, menghadiri Kalimantan Investment Forum (KIF) 2026 yang digelar di Tanjung Selor. Kehadirannya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi berkelanjutan di Kaltara.
Forum bertema Encouraging Sustainable Investment Growth in North Kalimantan Through Tourism and Downstreaming itu menjadi ajang promosi potensi daerah kepada investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Fokus utama diarahkan pada sektor pariwisata dan hilirisasi sumber daya alam.
Nasir menilai Kaltara memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam maupun letak geografis yang strategis. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus didukung investasi yang terarah dan berkelanjutan agar mampu memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menegaskan, hilirisasi menjadi langkah penting yang perlu terus diperkuat. Sebab, masih banyak potensi daerah yang selama ini dijual dalam bentuk bahan mentah.
“Melalui KIF 2026 ini, kita ingin menegaskan bahwa Kalimantan Utara terbuka terhadap investasi yang berkualitas. Pengembangan sektor pariwisata dan hilirisasi menjadi fokus utama agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif,” kata Nasir.
Menurutnya, pengembangan industri pengolahan di dalam daerah akan meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Nasir juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan investor dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
“Sinergi yang kuat menjadi kunci agar investasi yang masuk bisa berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi di Kaltara tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga harus memberikan dampak sosial seperti pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.
DPRD Kaltara, lanjut Nasir, berkomitmen mendukung regulasi yang pro investasi dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, keberlanjutan, dan kepentingan masyarakat lokal.(Adv)











