oleh

Geger Penemuan Mayat Wanita di Nunukan, Jasad Diduga Sudah Sepekan di Rumah

NUNUKAN,klikkaltara.id – Warga di Jalan Pattimura, Gang Agape, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita lanjut usia berinisial Rohani (68). Jasad korban ditemukan dalam kondisi membusuk di atas tempat tidur di rumahnya pada Kamis (15/10/2026) sore.

Berdasarkan keterangan saksi kepada polisi, korban diduga telah meninggal dunia sejak Kamis (8/10/2026). Namun, peristiwa tersebut baru diketahui warga setelah anak korban, Rahman, memberi tahu bahwa ibunya telah meninggal dunia.

Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 17.30 Wita ketika saksi Nanang Kusmanto bertemu Rahman di sekitar Jembatan Pasar Pagi, dekat Gerbang Agape. Nanang kemudian menanyakan keberadaan ibu Rahman yang sudah tidak terlihat beberapa waktu terakhir.

Rahman menjawab bahwa ibunya telah meninggal dunia. Mendengar jawaban tersebut, Nanang langsung mengecek kondisi korban di rumahnya dan mendapati Rohani sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh mengeluarkan aroma tidak sedap.

Nanang kemudian menghubungi Wakapolsek Nunukan untuk melaporkan penemuan tersebut. Polisi bersama warga selanjutnya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan Rahman, dirinya tinggal berdua bersama korban. Sehari-hari, Rohani bekerja sebagai penjual buah di sekitar Jembatan Pasar Pagi, sedangkan Rahman bekerja sebagai tukang pijat keliling.

Rahman mengaku terakhir melihat ibunya dalam posisi berbaring di rumah pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, dia mengira ibunya masih tidur, kemudian menyelimuti korban menggunakan sarung.

Rahman juga mengaku tidak memberitahukan kematian ibunya kepada tetangga. Dia mengatakan membiarkan jasad korban tetap berada di dalam rumah dengan kondisi tertutup sarung dan selimut.

Menurut pengakuan Rahman, korban diduga meninggal dunia akibat komplikasi penyakit diabetes dan stroke. Meski demikian, penyebab kematian tersebut belum dapat dipastikan secara medis.

Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan Secara Visual

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan jasad korban dalam kondisi terbungkus tiga lapis kain, yakni selimut, sarung, dan daster. Jenazah terbaring di atas tempat tidur beralaskan kayu.

Petugas juga menemukan sejumlah obat di sekitar korban, termasuk obat pereda nyeri.

Berdasarkan pemeriksaan awal secara visual, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan membuat pemeriksaan terhadap tanda-tanda kekerasan tidak dapat dipastikan.

Keterangan awal dokter yang melakukan pemeriksaan jenazah juga menyebutkan bahwa kondisi pembusukan menyulitkan penentuan ada atau tidaknya tanda kekerasan.

Polisi menyatakan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan apabila ditemukan fakta baru terkait peristiwa tersebut.

Sementara itu, jenazah korban direncanakan dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman di kawasan Kampung Rambutan, Kelurahan Nunukan Timur.