NUNUKAN,klikkaltara.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, para pedagang bendera Merah Putih mulai memadati sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kehadiran mereka menjadi penanda semakin dekatnya perayaan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Pantauan di kawasan Kota Nunukan, Sabtu (31/7/2026) sekitar pukul 11.00 Wita, sejumlah lapak penjualan tampak berjajar di tepi jalan.
Berbagai perlengkapan bernuansa merah putih dipajang untuk menarik perhatian masyarakat, mulai dari bendera Merah Putih berbagai ukuran, umbul-umbul, backdrop, hingga aneka aksesori dan hiasan perayaan kemerdekaan.
Salah seorang pedagang, Andi (34), asal Garut, Jawa Barat, mengaku baru pertama kali mencoba peruntungan berjualan di Kabupaten Nunukan. Sebelumnya, ia lebih sering menjajakan bendera musiman di wilayah Padang, Sumatera Barat.
“Sudah lama saya berjualan bendera, tetapi baru tahun ini mencoba datang ke Nunukan. Banyak teman sesama pedagang asal Garut yang berjualan di sini, sehingga saya ikut mencoba mencari rezeki di Nunukan,” ujar Andi kepada wartawan.
Andi mengatakan, dirinya menyediakan berbagai perlengkapan untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI, mulai dari bendera Merah Putih, umbul-umbul, backdrop, hingga berbagai aksesori dekorasi lainnya.
“Harganya bervariasi tergantung ukuran. Untuk bendera dijual mulai Rp20 ribu sampai Rp50 ribu. Sementara perlengkapan lainnya juga memiliki harga yang berbeda-beda sesuai jenis dan ukurannya,” katanya.
Menurut Andi, musim peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum yang paling dinantikan para pedagang musiman. Dalam sehari, omzet penjualannya bisa mencapai sekitar Rp2 juta pada hari biasa. Sementara ketika permintaan meningkat menjelang 17 Agustus, pendapatan dapat menembus hingga Rp4 juta dalam sehari.
“Ini hari pertama saya berjualan di Nunukan. Alhamdulillah sudah ada pembeli. Mudah-mudahan sampai menjelang 17 Agustus nanti pembelinya semakin banyak dan seluruh dagangan bisa habis terjual,” ucapnya.
Pedagang lainnya, Herman, mengatakan dirinya sudah rutin berjualan perlengkapan HUT RI di Nunukan setiap tahun. Ia sengaja membuka lapak sekitar satu bulan sebelum peringatan kemerdekaan karena permintaan masyarakat biasanya mulai meningkat sejak awal Agustus.
“Kalau sudah mendekati Agustusan, masyarakat mulai mencari bendera dan hiasan. Makanya kami datang lebih awal supaya bisa melayani kebutuhan warga,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Hardin (26), mengaku sengaja membeli bendera dan umbul-umbul lebih awal agar tidak kehabisan stok saat mendekati puncak peringatan Hari Kemerdekaan.
“Saya beli lebih awal supaya pilihan barang masih lengkap. Nanti kalau sudah dekat 17 Agustus biasanya lebih ramai,” katanya.
Para pedagang berharap penjualan tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Mereka juga mengajak masyarakat untuk ikut menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang Bendera Merah Putih di rumah, lingkungan, maupun tempat usaha sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme.
“Semoga tahun ini dagangan kami laris dan semakin banyak masyarakat yang memasang bendera Merah Putih sebagai bentuk cinta kepada bangsa dan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan,” tutup Andi.(HD)













