TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., meresmikan Perlombaan Tradisional Sumpit Dayak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Mako Brimob Yon A Pelopor, Tanjung Selor, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kaltara, para Pejabat Utama Polda Kaltara, perwakilan pemerintah daerah, Dewan Adat Dayak Kalimantan Utara, tokoh adat, masyarakat, serta komunitas olahraga sumpit dari berbagai wilayah di Kaltara.
Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal sebagai identitas daerah dan kekayaan bangsa. Menurutnya, olahraga sumpit tidak hanya menjadi warisan budaya masyarakat Dayak, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Lebih dari 300 atlet dan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Utara turut ambil bagian dalam perlombaan ini. Ini menunjukkan olahraga sumpit masih memiliki daya tarik yang kuat dan layak terus dilestarikan,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan budaya, sosial, dan edukatif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pelestarian budaya serta pembinaan olahraga tradisional di tengah masyarakat,” katanya.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi yang diikuti Kapolda Kaltara, Wakapolda Kaltara, para pejabat utama, serta tamu undangan yang berkesempatan mencoba langsung olahraga sumpit tradisional Dayak.
Melalui perlombaan ini, diharapkan olahraga sumpit semakin dikenal generasi muda dan menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta melestarikan budaya daerah.(Adv)

















