oleh

Warga Keluhkan Jembatan Ambruk, Rismanto Pastikan Aspirasi Dibawa ke DPRD Kaltara

NUNUKAN,klikkaltara.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rismanto menerima berbagai keluhan masyarakat saat melaksanakan reses di Kampung Nelayan RT 08, Kecamatan Nunukan Selatan, Minggu (17/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyoroti kondisi infrastruktur yang dinilai memprihatinkan, terutama jembatan lingkungan yang mulai ambruk dan akses jalan yang rusak.

Salah seorang warga, Masita, mengungkapkan bahwa banyak jembatan di kawasan Kampung Nelayan sudah tidak layak dilalui dan membahayakan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Jembatan di Kampung Nelayan banyak yang ambruk. Jalan menuju Kampung Nelayan dari luar Mansapa sampai ke dalam juga mohon diperbaiki,” ujar Masita di hadapan peserta reses.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga meminta bantuan alat tangkap bagi nelayan berupa pukat untuk tujuh kelompok nelayan. Lima warga yang bergerak di bidang budidaya tali turut mengusulkan bantuan usaha guna menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Aspirasi lain yang mencuat yakni permohonan beasiswa untuk anak-anak Kampung Nelayan agar mendapat dukungan pendidikan yang lebih baik.

Warga lainnya, Sri Eti, mengusulkan pembangunan tempat mengikat mabettang atau rumah bettang di kawasan Kampung Nelayan. Sementara Lena Astuti meminta perhatian terhadap Posyandu Duyung Bahari, terutama terkait bantuan anggaran dan pembenahan administrasi pelayanan kesehatan masyarakat.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rismanto menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan dibawa dalam pembahasan di DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi terkait jembatan, jalan lingkungan, bantuan nelayan, hingga posyandu tentu akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan skala prioritas pemerintah,” kata Rismanto.

Ia juga menilai persoalan infrastruktur di kawasan pesisir harus mendapat perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan aktivitas ekonomi warga.

“Jembatan dan akses jalan ini sangat vital bagi masyarakat Kampung Nelayan. Kalau infrastrukturnya rusak, otomatis aktivitas warga ikut terganggu. Ini yang akan kami dorong agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Rismanto menambahkan, reses menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk menyerap langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan, sehingga program pembangunan dapat lebih tepat sasaran.(Adv)