NUNUKAN,klikkaltara.id – Anggota DPRD Kalimantan Utara, Muhammad Nasir, menerima berbagai keluhan warga saat menggelar reses di Sungai Bilal, Kecamatan Nunukan Barat, Minggu (17/5/2026).
Keluhan utama yang disampaikan warga ialah persoalan air bersih yang dinilai belum mendapat penanganan maksimal dari pemerintah daerah.
Dalam forum dialog, warga juga menyoroti keberadaan Embung Sungai Fatimah yang hingga kini belum berfungsi optimal memenuhi kebutuhan air masyarakat.
“Warga tentu berharap embung ini bisa menjadi solusi air bersih,” ujar tokoh agama setempat, Ustadz Abdullah TBA.
Nasir menegaskan persoalan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera diselesaikan pemerintah.
“Kita ingin ada kepastian dan solusi nyata agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan air bersih,” kata politisi PKS tersebut.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan keterlambatan pencairan honor imam masjid, guru ngaji, bilal dan marbot.
Warga turut mengusulkan bantuan hibah rumah ibadah, dukungan untuk pembudidaya rumput laut, hingga perbaikan jalan jeramba yang menjadi akses utama warga pesisir.
Nasir memastikan seluruh aspirasi akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRD Nunukan.(Adv)















