oleh

Kaum Ibu Dominasi Reses Muhammad Nasir, Desak Pasar Murah hingga Bantuan UMKM

NUNUKAN,klikkaltara.id – Aspirasi kaum ibu mendominasi kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Fraksi PKS Komisi II, Muhammad Nasir, yang digelar di Jalan Angkasa, Kelurahan Nunukan Timur, Ahad (17/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri majelis taklim serta pengurus yayasan sosial dan keagamaan itu berlangsung hangat dan penuh antusias. Dalam dialog terbuka bersama masyarakat, persoalan ekonomi rumah tangga menjadi keluhan utama yang disampaikan warga.

Kaum ibu mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin memberatkan masyarakat. Mereka meminta pemerintah lebih rutin menggelar pasar murah serta meningkatkan pengawasan harga di lapangan agar kebutuhan pokok tetap terjangkau.

“Aspirasi terkait pasar murah dan pengawasan harga ini sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir menjaga stabilitas harga agar masyarakat kecil tidak semakin terbebani,” ujar Nasir.

Selain persoalan harga bahan pokok, mayoritas peserta reses juga menyuarakan kebutuhan dukungan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak ibu rumah tangga yang memiliki usaha kecil rumahan berharap adanya bantuan modal usaha, bantuan peralatan, hingga pelatihan pengembangan usaha.

Nasir menilai sektor UMKM memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah provinsi maupun kabupaten melalui dinas terkait perlu lebih aktif melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, termasuk membantu pengurusan legalitas usaha dan sertifikasi halal.

“Masih banyak pelaku UMKM kita yang belum memiliki legalitas usaha karena minim pendampingan. Padahal legalitas sangat penting agar mereka bisa mengakses bantuan pemerintah dan memperluas usahanya,” katanya.

Dalam reses tersebut, masyarakat juga menyoroti persoalan beasiswa pendidikan. Sejumlah peserta mengaku belum mendapatkan informasi yang memadai terkait program bantuan pendidikan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.

Nasir menilai sosialisasi program beasiswa perlu diperluas agar bantuan pendidikan benar-benar diketahui dan dirasakan masyarakat.

Kegiatan reses ditutup dengan pembagian beras kepada para peserta sebagai bentuk kepedulian sosial. Para ibu tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai dan berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat diperjuangkan serta ditindaklanjuti pemerintah daerah.(Adv)