NUNUKAN,klikkaltara.id – Anggota DPRD Kalimantan Utara, Muhammad Nasir, mendesak aparat penegak hukum segera menangkap dan menghukum berat pelaku dugaan penyekapan serta kekerasan seksual terhadap mahasiswi asal Nunukan di Makassar, Sulawesi Selatan.
“Perbuatan pelaku sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan. Kami minta pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal,” ujar Nasir, Minggu (17/5/2026).
Korban berinisial MA (21) diduga dijebak melalui lowongan kerja palsu di Facebook dengan tawaran pekerjaan baby sitter. Setelah datang memenuhi panggilan kerja, korban diduga disekap dan mengalami kekerasan seksual selama tiga hari di sebuah rumah kontrakan di kawasan Barombong, Makassar.
Kasus ini viral di media sosial usai korban ditemukan dalam kondisi lemas dengan tangan terikat. Sementara terduga pelaku berinisial FR alias Daeng Rumpa dilaporkan masih diburu polisi.
Nasir juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemkab Nunukan memberikan pendampingan hukum serta psikologis kepada korban.
“Korban harus didampingi sampai pulih, baik secara mental maupun sosial,” katanya.
Ia turut mengapresiasi langkah cepat Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, yang langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait penanganan kasus tersebut.(Adv)













