oleh

DPRD Kaltara Soroti Kelangkaan BBM di Perbatasan, Arming: Jangan Biarkan Warga Terus Kesulitan

TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait.

Hal ini di sampaikan Anggota DPRD Kaltara Arming, saat Rapat Dengar Pendapat gabungan Komisi II dan Komisi III bersama mitra kerja,di ruang  rapat DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Senin (11/5/2026).

Arming, mengatakan masyarakat di sejumlah wilayah seperti Sebatik, Lumbis, dan Sebuku masih kerap mengalami kelangkaan BBM meski kuota pasokan disebut mencukupi.

“Di beberapa wilayah perbatasan dan pedalaman, masyarakat masih kesulitan mendapatkan BBM,” ujar Arming.

Menurut dia, kondisi di lapangan berbeda dengan laporan yang menyatakan distribusi BBM berjalan normal. Karena itu, pengawasan distribusi dinilai perlu dilakukan secara lebih ketat dan berkelanjutan.

Arming menegaskan, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan melalui rapat koordinasi atau kesepakatan sementara tanpa tindak lanjut nyata di lapangan.

“Kalau pengawasan tidak berjalan maksimal, kelangkaan akan terus terjadi,” katanya.

Ia berharap pemerintah bersama pihak terkait segera mengambil langkah konkret agar distribusi BBM dapat merata hingga wilayah terpencil dan perbatasan.

“Jangan sampai daerah perbatasan terus menjadi wilayah yang paling terdampak. Masyarakat di perbatasan juga berhak mendapatkan akses BBM yang sama seperti daerah lainnya,” tegasnya. (Adv)