BULUNGAN,klikkaltara.id – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kapolda Kaltara) Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolda Kaltara, Senin (27/4/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sikap proaktif dan humanis bagi seluruh personel Polri di tengah berbagai tantangan global.
Djati mengungkapkan, dinamika global seperti tekanan ekonomi, fluktuasi harga energi, hingga ketidakpastian geopolitik turut berdampak pada kondisi dalam negeri. Salah satunya adalah penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berpotensi memicu gejolak di masyarakat.
“Polisi yang baik bukan hanya hadir saat masalah terjadi, tetapi mampu membaca potensi masalah sebelum itu muncul,” ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran Polda Kaltara memperkuat kemampuan deteksi dini serta meningkatkan kepekaan terhadap situasi di lingkungan masing-masing. Hal itu dinilai penting agar potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat diantisipasi sejak awal.
Selain isu keamanan, Djati juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang berdampak pada kesehatan personel. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting mengingat tugas Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menuntut kesiapan optimal di berbagai situasi.
Menutup arahannya, Djati mengingatkan seluruh personel untuk menjunjung tinggi profesionalitas, integritas, dan sikap humanis dalam bertugas.
“Jadilah polisi yang tidak hanya ditakuti oleh pelanggar hukum, tetapi juga dicintai masyarakat. Pegang teguh prinsip profesional, humanis, dan berintegritas. Jangan pernah menyakiti hati masyarakat,” tegasnya.(Adv)

















