TANA TIDUNG,klikkaltara.id – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan monitoring terhadap sejumlah program pembangunan yang bersumber dari Anggaran Tahun 2025 di Kabupaten Tana Tidung, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini dilakukan oleh anggota Pansus LKPJ DPRD Kaltara, yakni H. Alimuddin, ST., H. Hamka, S.IP., MH., dan Herman, S.Pi., sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah yang tertuang dalam LKPJ Gubernur Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025.
Dalam monitoring tersebut, tim meninjau langsung berbagai lokasi kegiatan pembangunan dan pengadaan yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah provinsi.
Salah satu titik yang dikunjungi adalah SMK Negeri 1 Tana Tidung, guna melihat realisasi program pengadaan komputer yang bertujuan meningkatkan sarana pembelajaran berbasis teknologi bagi para siswa.
Selain itu, tim juga meninjau pembangunan gedung ruang kelas dan ruang UKS di SLB Negeri Tana Tidung. Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang proses belajar mengajar sekaligus memberikan layanan kesehatan dasar bagi siswa berkebutuhan khusus.
Monitoring berlanjut ke proyek pembangunan Jalan Trans Kalimantan Utara – Tideng Pale yang menjadi akses utama menuju pusat kota di Kabupaten Tana Tidung. Infrastruktur ini merupakan salah satu program strategis pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, tim Pansus juga memantau pengadaan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik ruas Jalan Trans Kalimantan Utara. Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Anggota Pansus LKPJ, H. Alimuddin, ST., menegaskan bahwa kegiatan monitoring menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan sesuai perencanaan.
“Kegiatan monitoring ini penting untuk melihat langsung progres pelaksanaan program di lapangan, sekaligus memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Senada, Herman, S.Pi., menyampaikan bahwa hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 di DPRD Provinsi Kalimantan Utara.
Sementara itu, H. Hamka, S.IP., MH., menekankan pentingnya pengawasan langsung agar setiap program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Hasil monitoring ini akan kami sampaikan dalam pembahasan Pansus sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah provinsi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, DPRD Provinsi Kalimantan Utara berharap pelaksanaan pembangunan di daerah dapat terus berjalan optimal, transparan, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Tana Tidung. (Adv)











