TARAKAN,klikkaltara.id – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Utara Tahun 2025 melakukan monitoring lapangan ke sejumlah titik pembangunan di Kota Tarakan, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Pansus LKPj DPRD Kaltara, yakni H. Yancong, S.Pi., Jufri Budiman, S.Pd., Adi Nata Kusuma, Dr. Syamsuddin Arfah, S.Pd.I., serta Komaruddin, S.Kom., M.H.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah proyek strategis, di antaranya rehabilitasi drainase di Jalan Gajah Mada, penyelesaian (finishing) Rumah Dinas Badan Penghubung, pembangunan di SMAN 2 dan SMAN 3 Tarakan, hingga drainase Gedung Serbaguna Kristiani.
Peninjauan juga mencakup proyek Jalan Ring Road Juata–Binalatung, fasilitas Gedung BINDA Tarakan, serta pematangan lahan Balai Pembenihan Udang di Binalatung.
Dari hasil monitoring, Pansus memberikan sejumlah catatan. Untuk proyek drainase Jalan Gajah Mada dan Rumah Dinas Badan Penghubung, Pansus meminta Komisi III DPRD Kaltara melakukan pendalaman lebih lanjut agar pelaksanaan tetap mengacu pada masterplan yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Pansus memberikan apresiasi terhadap pembangunan drainase di Gedung Serbaguna Kristiani yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pada sektor pendidikan, Pansus menekankan pentingnya kualitas dalam pengadaan sarana dan prasarana. Saat meninjau SMAN 2 dan SMAN 3 Tarakan, Pansus merekomendasikan agar pemerintah memastikan spesifikasi barang yang digunakan memiliki kualitas terbaik.
“Kami merekomendasikan agar pemerintah memastikan spesifikasi barang memiliki kualitas terbaik, sehingga tidak cepat rusak dan membebani anggaran perawatan di kemudian hari,” ujar Yancong.
Terkait aksesibilitas, Pansus mendorong percepatan pembangunan Jalan Ring Road Juata–Binalatung yang masih menyisakan sekitar 5 kilometer. Jalan ini dinilai strategis dalam membuka konektivitas antarwilayah.
Sementara itu, pembangunan Gedung BINDA Tarakan mendapat apresiasi karena telah rampung 100 persen dengan kualitas yang dinilai memuaskan.
Adapun untuk pengembangan Balai Pembenihan Udang di Binalatung, Pansus mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara agar proaktif mencari skema pendanaan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, guna mempercepat realisasi proyek tersebut.
Monitoring ini menegaskan komitmen DPRD Kaltara dalam mengawal penggunaan anggaran pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Utara, khususnya di Kota Tarakan. (Adv)











