TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengkaji Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2025.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menyebutkan bahwa pembentukan pansus dilakukan setelah dokumen LKPj resmi diserahkan dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II Tahun 2026.
“Alhamdulillah LKPj baru diserahkan. Karena baru diserahkan, jadi kita belum kaji. Oleh sebab itu, kita akan membentuk pansus untuk melakukan kajian terhadap laporan pertanggungjawaban gubernur,” ujarnya,Senin,(30/3)
Menurutnya, pansus dibentuk untuk memastikan kesesuaian antara laporan yang disampaikan pemerintah daerah dengan kondisi riil di lapangan.
“Jadi apa yang disampaikan gubernur, kita lihat sampai sejauh mana kesesuaiannya dengan fakta di lapangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, anggota pansus nantinya akan turun langsung ke sejumlah kabupaten/kota di Kaltara untuk melakukan verifikasi. Setiap fraksi akan mengirimkan perwakilan, ditambah unsur pimpinan DPRD.
“Nanti anggota dewan akan dibagi. Masing-masing fraksi mengirim satu perwakilan ditambah unsur pimpinan untuk turun langsung mengecek apa yang disampaikan oleh gubernur,” jelasnya.
Adapun wilayah yang menjadi sasaran pengecekan meliputi Kabupaten Malinau, Tana Tidung, Nunukan, Bulungan, serta Kota Tarakan. Proses kerja pansus ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.
“Target pansus satu bulan. Semua yang disampaikan gubernur tadi akan kita cek,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, yang didampingi Wakil Gubernur Ingkong Ala, telah menyampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna tersebut.
Dalam penyampaiannya, Zainal mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan di Kaltara.
“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan pembangunan masih terdapat kekurangan dan tantangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan masukan, saran, dan rekomendasi dari DPRD sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujarnya. (Adv)















