TARAKAN,klikkaltara.id – Kasus penikaman yang menewaskan seorang warga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, berhasil diungkap aparat kepolisian.
Kapolda Kalimantan Utara, Djati Wiyoto Abadi, mengungkapkan bahwa peristiwa berdarah tersebut terjadi pada malam hari dan diduga kuat dipicu persoalan narkoba.
“Dari hasil penyelidikan sementara, kasus ini berkaitan dengan narkoba. Pelaku sudah berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari 24 jam,” ujarnya kepada awak media,Sabtu,(28/3)
Ia menegaskan, langkah cepat penangkapan dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.
Insiden tersebut sempat memicu reaksi dari sejumlah kelompok warga, termasuk komunitas suku Timor yang mendatangi Mapolres Tarakan pada malam kejadian guna mempertanyakan perkembangan penanganan kasus.
Penanganan perkara ini dilakukan oleh Polres Tarakan dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara.
Kapolda memastikan, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku serta situasi keamanan tetap dijaga kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Percayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tegasnya.
Saat ini, kondisi keamanan di Tarakan dilaporkan berangsur kondusif. Aparat kepolisian masih terus melakukan pengamanan dan pemantauan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.















