oleh

SPBU Tarakan ‘Ketinggalan Zaman’? DPRD Soroti Minimnya Pembayaran Non Tunai

TARAKAN,klikkaltara.id – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, menyoroti belum tersedianya fasilitas pembayaran non tunai di sejumlah SPBU di Kota Tarakan.Ia mempertanyakan komitmen pengelola SPBU yang dinilai belum mengikuti perkembangan sistem transaksi digital.

Jufri bahkan membandingkan kondisi tersebut dengan unit usaha skala kecil seperti Pertashop yang telah lebih dulu menerapkan sistem pembayaran berbasis QRIS.

“Pertashop yang penjualannya hanya ratusan liter per hari saja bisa menyediakan QRIS. Sementara SPBU yang besar dengan penjualan jauh lebih tinggi justru belum ada fasilitas pembayaran non tunai. Ini yang menjadi pertanyaan,” tegasnya.

Menurutnya, perkembangan sistem pembayaran digital kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Keterlambatan penerapan QRIS maupun kartu debit di SPBU dinilai berpotensi menghambat pelayanan serta menurunkan kenyamanan konsumen.

Ia juga menyoroti perubahan perilaku masyarakat yang mulai mengandalkan dompet digital dan tidak lagi rutin membawa uang tunai. Kondisi ini dinilai menjadi kendala ketika SPBU masih mewajibkan pembayaran tunai tanpa menyediakan alternatif lain.

“Di warung-warung pasar saja sekarang sudah pakai QRIS. Masa SPBU sebagai fasilitas layanan publik justru belum siap?” ujarnya.

Selain memberikan kemudahan transaksi, Jufri menilai sistem pembayaran digital juga dapat meningkatkan transparansi serta meminimalisir potensi permasalahan dalam pencatatan keuangan.

Lebih lanjut, Komisi III DPRD Kaltara akan segera menjadwalkan pertemuan dengan pihak Pertamina untuk membahas persoalan tersebut sekaligus mendorong percepatan penerapan transaksi non tunai di seluruh SPBU di Tarakan.

Sorotan ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi pengelola SPBU agar layanan yang diberikan sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern.

“Kami ingin ada inovasi dan percepatan. Harapannya sederhana, SPBU di Tarakan menyiapkan QRIS dan debit di setiap unit pengisian. Ini demi kemudahan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)