NUNUKAN,klikkaltara.id – Malam Ramadan di Kabupaten Nunukan berlangsung semarak dengan digelarnya Lomba Bedug Sahur 2026 pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) bersama BKPRMI ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Sebanyak 19 peserta ambil bagian dalam lomba tersebut. Peserta berasal dari berbagai kategori, mulai dari umum, sekolah, organisasi, hingga perwakilan masjid. Menariknya, empat peserta di antaranya datang dari Pulau Sebatik untuk turut memeriahkan suasana Ramadan di Nunukan.
Lomba Bedug Sahur secara resmi dilepas oleh Irwan Sabri di titik start Tanah Merah. Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute arak-arakan, mulai dari Jalan Jamaker, Makam Pahlawan, Bhayangkara hingga Jalan A. Yani, untuk menyaksikan penampilan para peserta.
Dalam sambutannya, Irwan Sabri mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan kegiatan tersebut. Ia menilai tradisi bedug sahur masih sangat dicintai dan menjadi bagian penting dari budaya masyarakat selama bulan Ramadan.
“Saya sangat mengapresiasi Disbudporapar atas terselenggaranya kegiatan ini. Antusiasme masyarakat yang luar biasa menunjukkan bahwa tradisi bedug sahur masih sangat dicintai dan menjadi pemersatu kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, di garis akhir yang berada di Alun-alun Kota, Penjabat Sekretaris Daerah Nunukan Raden Iwan Kurniawan yang membacakan sambutan Bupati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Acara penutupan turut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, serta tokoh organisasi kemasyarakatan. Kemeriahan malam itu ditutup dengan atraksi pamungkas dari para peserta yang disambut langsung oleh Bupati bersama para tamu undangan di panggung utama. (Adv)













