BULUNGAN, klikkaltara.id – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) Vamelia Ibrahim mendorong pemerintah menghadirkan alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan modernisasi sektor pertanian.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing petani di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
“Penggunaan alsintan berbasis teknologi penting agar proses produksi lebih efisien dan pertanian kita bisa berkembang lebih modern,” ujar Vamelia.
Ia menilai penguatan sektor pertanian tidak hanya cukup dilakukan di sisi hulu, seperti penyediaan sarana produksi dan teknologi, tetapi juga perlu dibarengi perhatian pada sektor hilir.
Vamelia menekankan pentingnya membangun jejaring antara hasil pertanian lokal dengan sektor industri maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penyerap produk.
Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani sekaligus membantu menjaga stabilitas harga hasil pertanian di tingkat petani.
“Tak kalah pentingnya, menciptakan jejaring antara hasil tani lokal dengan sektor industri dan UMKM sebagai penyerap produk,” tegasnya.
Vamelia berharap penguatan sektor pertanian di Kalimantan Utara dapat dilakukan secara komprehensif, mulai dari perbaikan distribusi bantuan, dukungan teknologi, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.
Dengan langkah tersebut, ia optimistis para petani di Kaltara dapat tumbuh lebih mandiri dan memiliki daya saing yang kuat.
“Kalau distribusi tepat, teknologi tersedia, dan pasar terbuka, saya optimistis petani kita bisa lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.(Adv)















