TARAKAN, klikkaltara.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengingatkan PT Pertamina untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat Komisi III DPRD Kaltara melakukan kunjungan kerja monitoring ke Fuel Terminal (FT) Pertamina Tarakan, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, didampingi anggota komisi lainnya, Rismanto dan Yancon dan Arming. Rombongan diterima oleh jajaran manajemen Fuel Terminal Tarakan bersama perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).
Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan koordinasi antara penyedia energi, yakni Pertamina, dengan para penyalur seperti SPBU dan agen berjalan dengan baik.
“Kami datang untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat Kaltara berjalan optimal. Sangat penting memastikan stok BBM, LPG, hingga pelumas tersedia cukup, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri, terutama di SPBU dan Pertashop agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa kendala pasokan,” ujar Jufri.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan SPBU dalam mengantisipasi potensi lonjakan permintaan bahan bakar menjelang hingga pasca Idulfitri. Menurutnya, penambahan alokasi stok perlu dipertimbangkan jika terjadi peningkatan konsumsi di lapangan, selama tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Informasi sekarang sangat cepat tersebar melalui media sosial. Kami tidak ingin ada persoalan stok di lapangan yang justru menghambat aktivitas masyarakat saat hari raya,” tambahnya.
Politisi Partai Gerindra tersebut juga memberikan sejumlah catatan terkait operasional di lapangan, khususnya kepada Hiswana Migas dan pengelola SPBU terkait aspek keselamatan kerja (safety).
Ia mengapresiasi pelayanan yang diberikan SPBU, namun mengingatkan agar standar keselamatan terus ditingkatkan, termasuk memastikan kelengkapan serta pembaruan alat pemadam kebakaran guna mencegah potensi insiden.
“Edukasi kepada konsumen juga harus diperketat, misalnya memastikan kendaraan dimatikan saat pengisian BBM untuk menghindari risiko kebakaran,” tegasnya.
Selain itu, Komisi III DPRD Kaltara juga mendorong seluruh SPBU maupun lembaga penyalur lainnya untuk menyediakan sistem pembayaran non-tunai, seperti melalui QRIS maupun metode digital lainnya.
“Masyarakat sekarang semakin jarang membawa uang tunai, apalagi jika di sekitar SPBU tidak tersedia ATM. Karena itu, SPBU perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi digital,” ujarnya.
Terkait ketersediaan LPG, Jufri Budiman yang akrab disapa JB meminta adanya jaminan pasokan LPG tetap tersedia bagi kebutuhan rumah tangga, setidaknya hingga dua minggu setelah Idulfitri, guna mengantisipasi potensi kelangkaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Fuel Terminal Pertamina Tarakan, Adrianus Toban, memaparkan kesiapan fasilitas operasional FT Tarakan yang berdiri di atas lahan seluas 68.209 meter persegi. Saat ini, Fuel Terminal Tarakan memiliki 13 tangki timbun dengan total kapasitas aman mencapai 27.270 kiloliter (KL).
“Total penyaluran harian atau throughput rata-rata mencapai 1.400 KL per hari. Distribusi dilakukan melalui jalur darat, laut menggunakan kapal, hingga udara menggunakan pesawat untuk wilayah Krayan,” jelas Adrianus.
Adapun wilayah distribusi Fuel Terminal Tarakan meliputi Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Malinau, Bulungan, dan Tana Tidung. Produk BBM yang disalurkan antara lain Pertalite, Pertamax, Biosolar (B40), Dexlite (B40), Solar (B0), serta Avtur untuk kebutuhan penerbangan.
Sementara lembaga penyalur yang berada dalam wilayah cakupan tersebut terdiri dari 4 SPBU reguler, 21 SPBU Kompak atau Modular, 16 SPBU 3T, 32 Pertashop, serta 3 SPBE.
Pertamina juga memastikan pasokan BBM yang disuplai dari Balikpapan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung mobilitas masyarakat Kalimantan Utara selama periode Ramadhan hingga Idulfitri. (Adv)














