TARAKAN,klikkaltara.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rismanto, meminta PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan stok BBM di Kabupaten Nunukan dalam kondisi aman.Permintaan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Pertamina Tarakan,Rabu, (4/3/2026),
Menyusul pengalaman kelangkaan BBM beberapa bulan lalu yang disebut-sebut akibat kendala pengangkutan kapal SPOB.
“Beberapa bulan lalu sempat terjadi kelangkaan BBM di Nunukan karena masalah kapal SPOB yang docking. Hal seperti ini harus diantisipasi lebih awal. Masa iya semua kapal SPOB ke Nunukan bersamaan docking?” tegas Rismanto.
Menjawab kekhawatiran tersebut,Hariosomapangestu FTM perwakilan Pertamina Tarakan, memastikan stok BBM dalam kondisi aman untuk dua hingga tiga minggu ke depan.
“Dari sisi stok, kita aman untuk dua sampai tiga minggu ke depan. Memang pernah terjadi keterlambatan akibat kapal SPOB yang masih dalam perbaikan, namun sudah kami atasi,” jelas Hario, perwakilan Pertamina.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kebutuhan selama Idulfitri, Pertamina juga telah menambah kuota BBM (overkuota) khusus untuk wilayah tersebut.
“Salah satu upaya agar BBM tetap tersedia saat Idulfitri adalah dengan menambahkan kuota. Selain itu, kami juga akan lebih aktif turun ke lapangan, khususnya saat Satgas Idulfitri berjalan,” tambahnya.
Rismanto menegaskan, pengawasan dan kesiapsiagaan harus menjadi prioritas agar masyarakat Nunukan tidak kembali mengalami kesulitan mendapatkan BBM di momen penting seperti Lebaran.
“Jangan sampai masyarakat kembali antre panjang atau bahkan tidak kebagian BBM. Ini kebutuhan dasar yang harus dijamin,” pungkasnya. (Adv)














