NUNUKAN,klikkaltara.id – Fluktuasi harga rumput laut kembali menghantam pembudidaya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Ketidakstabilan harga yang dipengaruhi kualitas produksi dan pasar ekspor membuat pendapatan petani pesisir sulit diprediksi.
Persoalan tersebut mengemuka dalam kegiatan penjaringan aspirasi yang digelar Anggota DPRD Kalimantan Utara, H. Ladullah, di Sekretariat PKS Nunukan,yang di gelar Minggu (22/2/2026). Beberapa waktu yang lalu.
Para pembudidaya menyampaikan langsung dampak turunnya harga terhadap ekonomi keluarga mereka.
Ladullah menilai, lemahnya standarisasi mutu menjadi salah satu faktor utama merosotnya harga di tingkat petani. Perbedaan kualitas hasil panen membuat posisi tawar pembudidaya di hadapan pengepul dan eksportir semakin lemah.
“Jika kualitas tidak seragam, harga mudah ditekan. Karena itu, kita perlu standar mutu yang jelas sejak proses budidaya hingga distribusi,” ujarnya.
Menurut dia, DPRD Kaltara saat ini tengah membahas rancangan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif tentang tata niaga rumput laut. Regulasi tersebut masih dalam tahap kajian akademis dengan melibatkan akademisi dan pelaku usaha agar aturan yang disusun benar-benar aplikatif di lapangan.
Perda tersebut nantinya diharapkan mengatur sistem pengawasan kualitas, tata kelola perdagangan, hingga mekanisme pembentukan harga yang lebih transparan. Dengan standarisasi mutu, petani diharapkan memiliki daya saing lebih kuat di pasar ekspor.
Selain isu ekonomi, forum tersebut juga menyoroti persoalan sosial. Sejumlah orang tua meminta perhatian pemerintah terhadap anak-anak dengan ketergantungan fisik dan mental, termasuk yang membutuhkan terapi rutin dan alat bantu.
Menanggapi hal itu, Ladullah memastikan aspirasi warga akan diteruskan kepada dinas terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Reses tersebut menegaskan dua persoalan krusial di Kalimantan Utara stabilitas harga komoditas unggulan pesisir dan perlindungan kelompok rentan. Keduanya dinilai membutuhkan kebijakan konkret agar kesejahteraan masyarakat Nunukan dapat terjaga secara berkelanjutan.(Adv)













