NUNUKAN,klikkaltara.id – Momen penuh haru dan kejutan terjadi dalam pelantikan 2.512 ASN PPPK Paruh Waktu oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, Senin (8/12/2025).
Dari ribuan pegawai yang memadati ruangan, tiba-tiba nama Herman Bin Mirwang staf Pelayanan Medik RSUD Nunukan dipanggil untuk naik ke podium dan membacakan Komitmen ASN PPPK Paruh Waktu.
Hermang, yang berdiri di barisan belakang bersama rekan-rekannya, sempat tertegun. Ia tak menyangka akan mendapat amanah sebesar itu. Namun dorongan semangat dari peserta dan tatapan bangga para pejabat membuatnya melangkah maju.
Suasana ruangan mendadak hening saat Hermang berada di belakang mikrofon. Suaranya terdengar bergetar, bukan semata karena gugup, tetapi karena perjalanan panjang selama 17 tahun sebagai tenaga honorer kembali terbayang di benaknya.
“Saya sangat bersyukur… sejak 2008 menjadi honorer sampai 2025, akhirnya hari ini bisa dilantik,” ucap Hermang dengan suara yang menahan haru
Kalimat itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta pelantikan. Beberapa terlihat ikut mengusap mata.
Hermang telah memulai pengabdiannya sejak masih sangat muda bertahun-tahun bergulat dengan ketidakpastian status, sering gagal dalam seleksi, tetapi tetap bertahan karena kecintaannya pada pekerjaan di pelayanan medis. Bagi rekan-rekannya, Herman adalah sosok sederhana yang tidak pernah mengeluh meski perjuangan begitu panjang.
“Ini hadiah terbesar untuk keluarga saya dan buat teman-teman honorer yang ikut berjuang selama ini,” tambah Herman setelah turun dari podium, disambut pelukan rekan sekerja.
Bupati Irwan Sabri tampak memberikan anggukan bangga kepada Herman. Menurutnya, kisah seperti Herman adalah bukti bahwa dedikasi dan loyalitas tidak pernah hilang di tengah dinamika birokrasi.
Pelantikan PPPK Paruh Waktu tahun ini bukan sekadar seremoni administratif. Bagi Herman, dan mungkin ribuan pegawai lainnya, hari itu adalah penutup dari masa penantian panjang dan awal dari babak baru sebagai ASN yang akhirnya diakui dan dihargai.
Satu menit di podium itu menggetarkan seluruh area pelantikan, tetapi Herman tahu: 17 tahun perjuanganlah yang mengantarkannya ke sana.(**)









