TARAKAN,klikkaltara.id – Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Penanggulangan Penyakit Menular yang digelar Anggota DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto, S.E., di Tarakan, Jumat (28/11/25), berlangsung di luar dugaan. Acara yang semula beragenda penyampaian regulasi, berubah menjadi momen apresiasi penuh haru bagi para guru bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025.
Penampilan Paduan Suara dan Puisi Menyentuh Hati
Dalam kesempatan itu, Supa’ad memberikan kejutan berupa penampilan paduan suara Tim SH Official yang membawakan medley lagu bertema guru, seperti Hymne Guru, Terima Kasih GuruKu, dan Pagiku CerahKu.
Suasana semakin emosional saat puisi “Padamu GuruKu” dibacakan, membuat sejumlah guru dan undangan meneteskan air mata. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap pengabdian para tenaga pendidik.
Supa’ad Soroti Degradasi Penghormatan terhadap Guru
Supa’ad menyatakan bahwa undangan khusus kepada para guru dan perwakilan Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan bertujuan memberikan informasi yang akurat, termasuk mengenai isu insentif guru provinsi.
Ia menegaskan profesi guru memiliki posisi mulia, namun mengakui adanya penurunan penghargaan terhadap pendidik di era sekarang.
“Anggota DPRD tidak ada apa-apanya tanpa peran guru. Namun kondisi saat ini berbeda dengan masa lalu. Guru harus berhati-hati menegur murid karena bisa dilaporkan. Ini menunjukkan degradasi penghormatan yang cukup serius,” ujarnya.
Ia juga mendorong para guru untuk memiliki mental yang kuat menghadapi percepatan transformasi pendidikan.
Dukung Perayaan HUT PGRI
Sebagai bentuk apresiasi tambahan, Supa’ad menyerahkan doorprize kepada Ketua PGRI Kota Tarakan, Endah Sarastiningsih. Hadiah tersebut akan digunakan untuk memeriahkan puncak perayaan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di SDN 050 Juata Permai.
Acara yang penuh haru itu menegaskan bahwa di balik tugas legislasi, penghargaan terhadap guru sebagai pilar peradaban tetap menjadi prioritas bagi Supa’ad Hadianto. (Adv)
