TANJUNG SELOR,klikkaltara.id – Polda Kalimantan Utara melalui Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun 2025 di Rupatama Bhara Daksa Polda Kaltara, Rabu (26/11/2025).
Agenda tahunan ini mengusung tema “Polda Kaltara yang Presisi Mendukung Peningkatan Swasembada Pangan, Energi, dan Ekonomi Inklusif.”
Kegiatan dibuka oleh Karo Rena Polda Kaltara, Kombes Pol. Bellarminus Herrya P., S.I.K., S.H., M.Si., didampingi Kabid Keu dan Kasubbagsisjemen Rorena, serta dihadiri seluruh staf perencanaan dari satker dan satwil jajaran Polda Kaltara.
Dalam sambutannya, Karo Rena menegaskan bahwa Rakernis ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Polri Tahun 2025 di Jakarta. Rakernis menjadi forum strategis untuk menyinkronkan arah kebijakan, target, dan sasaran pembangunan Polda Kaltara, sekaligus sarana evaluasi berbagai isu dalam perencanaan dan penganggaran.
Ia juga memaparkan Grand Strategi Polri menuju Indonesia Emas 2045 yang terdiri dari empat tahapan penting:
1. 2025–2029: Penguatan fondasi organisasi.
2. 2030–2034: Akselerasi menuju organisasi adaptif berintegritas.
3. 2035–2039: Terwujudnya organisasi adaptif berintegritas yang berpihak pada masyarakat.
4. 2040–2045: Terpeliharanya organisasi adaptif berintegritas berorientasi masyarakat.
“Seluruh upaya perencanaan harus memberikan dampak nyata dan dapat dirasakan masyarakat. Jadikan kritik dan masukan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat reformasi Polri agar semakin profesional, modern, dan berkebudayaan,” tegasnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan sesi foto bersama serta penyampaian materi oleh sejumlah narasumber. Kanwil DJPB Kaltara memaparkan tata cara revisi anggaran, Bappeda Litbang Kaltara mempresentasikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, sementara Ditintelkam Polda Kaltara memberikan gambaran perkiraan keamanan tahun 2026.
Rakernis ditutup dengan pembulatan oleh Karo Rena, yang kembali menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk mendukung pembangunan daerah melalui perencanaan yang presisi, transparan, dan akuntabel.









