BULUNGAN, klikkaltara.id – Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar upacara khidmat memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 di lapangan apel Mapolda Kaltara, Senin (10/11/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus refleksi nilai-nilai kepahlawanan yang diterapkan dalam pengabdian Polri.
Wakil Kepala Polda Kaltara, Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh Pejabat Utama, personel, dan ASN Polda Kaltara. Rangkaian kegiatan diawali pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan, hingga pembacaan teks Pancasila yang dilakukan seluruh peserta dengan penuh khidmat.
Dalam momentum ini, Polda Kaltara juga memberikan penghargaan kepada personel berprestasi atas dedikasi luar biasa. Di antaranya keberhasilan mengungkap kasus narkoba seberat 37.465,2 gram dan penggagalan peredaran narkoba sebanyak 25 kg di Jalan Poros Tanjung Selor – Malinau. Prestasi di bidang olahraga juga patut diacungi jempol, dengan dua personel meraih juara dua Randori Kempo Putri kelas 55 kg dan juara tiga kelas 63,5 kg Kejuaraan Nasional Tinju Amatir pada PON Beladiri II Tahun 2025.
Dalam amanat Kapolda Kaltara yang dibacakan oleh Wakapolda, seluruh personel diajak meneladani kesabaran, keikhlasan, dan semangat juang para pahlawan.
“Perjuangan hari ini bukan di medan pertempuran dengan senjata, melainkan di medan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dengan setulus hati,” ujarnya.
Wakapolda menegaskan bahwa setiap capaian dan prestasi merupakan wujud nyata nilai kepahlawanan masa kini, berjuang tanpa pamrih, dan memberikan yang terbaik di bidang masing-masing. “Semangat dan jiwa kepahlawanan senantiasa menyala dalam setiap dada insan Bhayangkara, melalui kerja nyata, dedikasi, dan pengabdian tanpa batas demi Kaltara yang aman, damai, dan bermartabat,” tutupnya.
Peringatan Hari Pahlawan bagi anggota Polri bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini memperkuat komitmen pengabdian, di tengah dinamika tugas dan tantangan zaman. Semangat kepahlawanan diwujudkan melalui dedikasi, integritas, dan pelayanan tulus kepada masyarakat. Setiap tindakan, sekecil apapun, menjadi bagian dari perjuangan menjaga keamanan, menegakkan keadilan, dan membangun kepercayaan publik. Dengan menjadikan nilai-nilai pahlawan sebagai landasan moral, insan Bhayangkara terus melangkah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi Indonesia yang lebih baik.
