NUNUKAN,klikkaltara.id – Suara harapan warga kembali menggema di wilayah perbatasan. Dalam kegiatan reses masa sidang III, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrulsyam, turun langsung ke RT 07 Somel, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, untuk menyerap aspirasi masyarakat yang selama ini mendambakan perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar,Minggu,(2/11/2025).
Kehadiran legislator muda itu disambut antusias oleh warga yang tak segan menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan penting di lingkungan mereka. Mulai dari kondisi jalan rusak parah, masjid yang membutuhkan perbaikan, hingga fasilitas pendidikan anak dan MCK umum yang belum memadai.
“Kami butuh jalan dan masjid yang layak, Pak. Jalan menuju Somel sering membahayakan kalau malam atau hujan. Masjid kami juga bocor dan belum berpagar,” ujar salah satu warga saat dialog berlangsung.
Aspirasi Warga yang Disampaikan
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat mengajukan beberapa usulan utama, di antaranya:
Perbaikan jalan dari RT 06 Semengkadu menuju RT 07 Somel yang rusak berat dan menyulitkan akses warga.
Pembangunan semenisasi dan drainase untuk mencegah banjir di kawasan pemukiman.
Renovasi Masjid Al-Ja’far yang mengalami kerusakan pada plafon, atap, dan lantai.
Pembangunan jembatan penghubung (ceramba) antara Somel dan Binusan untuk memperlancar mobilitas warga.
Pendirian TPA dan gedung PAUD permanen karena kegiatan belajar anak masih menumpang di rumah warga.
Pembuatan jalan tani guna mempermudah petani mengangkut hasil panen.
Pembangunan fasilitas MCK di empat titik untuk meningkatkan kebersihan lingkungan.
DPRD Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Menanggapi beragam masukan itu, Andi Fajrulsyam menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga yang aktif memberikan saran terhadap arah pembangunan daerah.
“Masukan dari warga sangat berarti. Kami akan berupaya agar seluruh aspirasi ini bisa diakomodir sesuai kemampuan anggaran daerah. Prinsipnya, pembangunan harus berpihak kepada masyarakat dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan,” ucapnya.
Politisi muda tersebut menegaskan, hasil reses akan dimasukkan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk komitmen DPRD Nunukan dalam mengawal aspirasi warga hingga terealisasi.
“Kami di Komisi II DPRD akan terus mengawal hasil reses ini agar menjadi bagian dari program pemerintah daerah. Setiap aspirasi warga adalah amanah yang harus kami perjuangkan,” tegasnya.
Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Melalui kegiatan reses ini, DPRD berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah semakin kuat. Dengan begitu, program pembangunan di Kabupaten Nunukan bisa berjalan tepat sasaran dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama di wilayah perbatasan seperti Somel.
